Posted by: admin
on Dec 24, 2009
Tagged in: Untagged
Kedai ni menjadi feveret anak2 kecil terutamanya tang "gappy meals" yang disertakan bersama2 mainan untuk kanak2 dan tak abis2 mainan yang sama je walaupun dah lebih kurang 2 bulan diperkenalkan....memang tak dinafikan bahawa "gappy meals" sedap dimakan bagi anak2 kecil terutama burgernya yang tak pedas dan senang dicerna walaupun makanan segera sedemikian tidak baik untuk kesihatan.
Apa yang saya cuba nak cerita kat sini bukanlah "gappy meals", cuma layanan dan kualiti makanan lainnya, salah satu masalah restoran ni adalah ruangan yang kecil untuk beratur, selain tu jugak, pelayan di kaunter asyik suka berangan je sampaikan bubur nasi yang diminta menjadi sejuk sebelum sempat untuk dimakan.
Apakah perasaan anda bila membeli bubur yang SEJUK ( saya maksudkan memang x suam langsung ) dan x sesedap kedai makan bintang disebelahnya 10 kali ganda sedap dengan harga yang tak jauh beza?
Selain tu juga, tang pekerja2 nya. taulah anda adalah kaum majoriti kat situ, tapi janganlah sampai poster tu pun anda mem"bangsa"kannya.
"Bahasa menunjukkan Bangsa"
Posted by: admin
on Oct 15, 2009
Tagged in: Untagged
I would like to take this opportunity to wish all my hindu's friend :

Posted by: admin
on Oct 6, 2009
Tagged in: Untagged
Bismillah
Allahummasolli' alamuhammad wa'alaalimuhammad
Assalammualaikum,
“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:
17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya) , melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”
8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”
Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a. Ini tentu sangat menarik.
sumber; eramuslim